Pin AI Humane: Pengganti HP Untuk Ditempel Di Baju

Humane
Pahamtekno.com - Humane, perusahaan Amerika yang menghasilkan software dan hardware berbasis kecerdasan buatan (AI), telah meluncurkan produk AI terbarunya.

Produk kecil yang diberi nama Ai Pin ini bukan produk biasa; itu adalah perangkat yang dapat dipakai yang berfungsi sebagai pengganti smartphone dan dapat dipasangkan pada baju, kemeja, dan pakaian lainnya.  

Dikatakan bahwa perangkat berbentuk kotak kecil tanpa layar ini dapat melakukan semua fungsi dan tugas smartphone. Apa mungkin?

Dikatakan bahwa Ai Pin dapat digunakan untuk melakukan panggilan telepon, mengirim SMS, mendengarkan musik, mengambil foto dan video, dan melakukan navigasi di perjalanan, antara lain.

Dengan memberikan perintah (query) ke Ai Pin yang sudah dilengkapi dengan mikrofon, Anda dapat memenuhi berbagai kebutuhan ini. Ini serupa dengan penggunaan layanan Google Assistant di Google Nest, Siri di HomePod, dan Alexa di Amazon Echo, antara lain. 

Untuk memanggil asisten digital Ai Pin, pengguna hanya perlu menekan area sentuh, juga dikenal sebagai touchpad, untuk melakukan apa yang mereka inginkan. Dengan cara ini, mereka tidak perlu mengucapkan frasa pembuka seperti "OK, Google" atau "Hey, Siri".

Selanjutnya, perintah suara Ai Pin dapat diterima dari berbagai perangkat suara yang terhubung dengan Ai Pin melalui Bluetooth. Suara balasan dari Ai Pin juga dapat diterima dari speaker yang tertanam di perangkat.

Dilaporkan bahwa Ai Pin memiliki kemampuan tambahan selain perintah suara standar; menerjemahkan suara orang lain ke bahasa yang kita pahami; dan membacakan SMS dan artikel yang masuk.

Tidak memiliki layar

Humane
Seperti yang disebutkan di atas, Ai Pin dirancang untuk berfungsi sebagai pengganti smartphone. Namun, perangkat ini sebenarnya tidak memiliki layar yang mirip dengan smartphone. Bagaimana perangkat portable ini dapat berfungsi sebagai pengganti ponsel biasa?

Menurut Humane, sebuah modul yang memiliki kemampuan untuk memproyeksikan gambar melalui teknologi laser menggantikan layar perangkat.

 Ai Pin dapat menggunakan metode ini untuk memproyeksikan gambar ke permukaan padat, seperti telapak tangan, untuk menampilkan orang yang menelepon atau isi SMS.

 Ai Pin menggunakan kamera berbidang pandang lebar (ultrawide) yang resolusinya belum diketahui untuk mengambil gambar dan merekam video. 

Lampu indikator perangkat akan berkedip saat merekam video atau audio, memberi pengguna tahu bahwa perangkat sedang melakukan tugas yang diberikan.

Lampu indikator perangkat akan berkedip saat merekam video atau audio, memberi pengguna tahu bahwa perangkat sedang melakukan tugas yang diberikan.

Selain itu, ada lampu indikator tambahan yang dapat berkedip untuk memberi tahu pengguna ketika ada notifikasi masuk, seperti panggilan telepon atau SMS. 

Pakai chip Snapdragon

Humane
Chip Snapdragon buatan Qualcomm mendukung Ai Pin untuk menjalankan semua fungsi ini. Meskipun modelnya tidak disebutkan, chip ini diklaim dapat menangani banyak perintah pengguna dengan cepat dalam beberapa detik.

Selain itu, Humane bekerja sama dengan berbagai mitra, termasuk Google, Microsoft, T-Mobile, OpenAI, Slack, Tidal, dan lainnya, untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan asisten digital di perangkat wearable ini. 

Dilengkapi dengan baterai, Ai Pin dapat bertahan sepanjang hari dengan bantuan aksesori tambahan yang dikenal sebagai "Battery Booster". Aksesori ini, yang berbentuk magnet, juga berfungsi sebagai alat untuk menempelkan Ai Pin di pakaian pengguna.

Platform Humane Center dapat mengelola semua data yang dicatat, diambil, dan direkam dengan Ai Pin. Meskipun Humane tidak menyatakan apakah platform ini merupakan aplikasi atau situs web, tampaknya platform ini dapat digunakan pada komputer pribadi (PC).  

Sebagaimana dirangkum dari Techradar pada hari Sabtu, 11 November 2023, Humane Ai Pin tersedia di pasar AS dalam tiga varian warna: Eclipse, Equinox, dan Lunar. 

Perangkat pakaian ini akan tersedia untuk dipesan pada tanggal 16 November 2023 dengan harga 699 dolar AS (sekitar Rp 10,9 juta).

Selain harga tersebut, pengguna harus membayar 24 dolar AS (sekitar Rp 376.000) setiap bulan untuk menikmati berbagai fungsi dan layanan yang ditawarkan oleh perangkat wearable yang sarat akan fitur AI ini.

0 Comments